:)

October 8th, 2007 by jerryronancy

Pengertian itu
kadang memaksa kita untuk keluar dari zona nyaman,
kadang memaksa kita untuk mau berkorban,
tentu saja dengan tulus
karena tanpa ketulusan apalah artinya pengertian

Bookmark and Share

Candu

May 29th, 2007 by jerryronancy

Candu itu seperti gatel

makin digaruk makin gatel

Candu itu syirik

karena bikin ketergantungan pada selain-Nya

Candu itu cobaan

gak kuat jika kehilangan

Candu itu merusak





gada manajemen candu

manage saja diri sebelum mencandu

Candu itu berlebihan

dan yang berlebihan itu tidak baik

Bookmark and Share

membincang integritas

April 30th, 2007 by jerryronancy

Saya harus hidup dengan diri saya, jadi Saya ingin layak bagi diri sendiri untuk mengetahui, Saya ingin mampu, sebagaimana hari2 berlalu, Melihat diri sendiri langsung di mata selalu; Saya tidak ingin berdiri, dengan terbenamnya matahari, Dan untuk hal2 yg saya lakukan membenci diri sendiri. Saya tidak ingin menyimpan dalam rak lemari Banyak rahasia tentang diri sendiri, Dan membodohi diri saya, sementara saya datang dan pergi, Untuk berpikir bahwa tidak ada orang lain yg akan tahu Jenis manusia seperti apa sesungguhnya diri saya; Saya tidak ingin mendandani diri saya dengan penipuan. Saya ingin keluar dengan kepala tegak, Saya ingin layak mendapat penghormatan semua orang; Tetapi dalam perjuangan untuk kemahsyuran dan uang Saya ingin bisa menyukai diri sendiri. Saya tidak ingin melihat kepada diri sendiri dan tahu Bahwa saya pembohong, penggertak dan pemeran kosong. Saya tidak bisa menyembunyikan diri saya dari saya; Saya melihat apa yg tidak pernah dilihat orang lain; Saya tahu apa yg tidak akan diketahui orang lain; Saya tidak akan bisa membodohi diri sendiri, jadi, Apa pun yg terjadi, saya ingin menjadi Orang yg menghargai diri sendiri dan bebas dari hati nurani

(taken from John C Maxwell : integrity part)

Bookmark and Share

…tentang memilih…

March 24th, 2007 by jerryronancy

Setiap kita memilih sesuatu, harus terima segala konsekuensinya kan? Karena
itu pilihan kita kok. Bahkan jika kita dipaksa untuk memilih pilihan,
itu juga jadi pilihan kita untuk memutuskan memilih pilihan si pemaksa.
Karena pada kondisi ketika itu, mungkin yang terbaik menurut kita
adalah mengikuti pilihan itu. Bahkan ga da pilihan pun adalah sebuah
pilihan…

Bersangka baik aja pada Nya, dan tularkan semangat ke sesama…

…to be continued

     

Bookmark and Share

Cuma Hoax kok,,,

December 28th, 2006 by jerryronancy

Stop! mem-forward message seperti ini :

subject  FW: From Mr Allen Smith( Manager of Friendster ):
Friendster system is getting to crowded!! We need you to forward this
to at least 20 people. I know this seems like a large number, but we
need to find out who is using their account. If you do not send this to
at least 20 Friendster members, we will delete your account. WARNING!
We want to find out which users are actually use their friendster
accounts. So if you are using your account, please pass this e-mail to
every Friendster user that you can. IF YOU DO NOT PASS this letter to
anyone we will delete your account. Sorry for the inconvenience.

Secara seumur2 saya pake fs, gak pernah sekalipun saya memfroward message serupa itu, dan di-delete kah account saya?? gak tuh, terbukti saya masih eksis ;)

Sekian dan terima kasih….
^_^

Bookmark and Share

Pilihlah pilihan…

June 2nd, 2006 by jerryronancy

“Jika Tuhan sungguh baik dan sungguh mempunyai kekuatan yg dahsyat, bagaimana bisa Tuhan membiarkan semua kesengsaraan terjadi? Mengapa Tuhan tidak membuat kita menjadi sehat dan bahagia sepanjang waktu?”

Jika Tuhan menciptakan kita seperti itu, kita tidak lebih dari sekedar wayang. Tuhan akan menarik tali2nya, dan kita sama sekali tidak mempunyai kekuatan sendiri. Memang benar kita tidak perlu mengalami kesedihan dan penderitaan. Tetapi tanpa itu semua, kita juga tidak akan pernah mengenal artinya kemenangan dan kegembiraan hidup yang sesungguhnya. Tidak akan ada alasan untuk menemukan arti atau tujuan diri kita. Kita tidak lebih hanya sekedar robot yang diprogram dan tidak punya pikiran. Tuhan melakukan yang lebih baik daripada hal itu semua. Sebaliknya, Tuhan menciptakan kita dengan keinginan untuk bebas. Dia memberi kita hidup, dan kemudian Dia memberi kita kebebasan menentukan bagi diri kita sendiri apa yang akan kita lakukan dengan hidup kita. Dia memberi kita kekuatan untuk memilih jalan kita sendiri……….. Hal Urban

=====================================================================================================
Rasa sakit itu penting sebagai bagian dari menikmati kesenangan. Dia memberi kebebasan memilih. Bicara tentang kebebasan, tentu saja bebas yang tetap pada koridorNya. Secara Dia adalah pemilik kita dan apa2 yang kita rasakan, miliki, dengar, lihat, cermati, pikirkan, nikmati, gunakan,,,,,,,,
Maka bebaslah memilih, dan terima pilihan yang terpilih olehNya.
Ikhtiar dan tawakal………

Bookmark and Share

wifi in d kost

January 30th, 2006 by jerryronancy

Horeeee sinyalnya dapet. Bisa ngenet dari kos euy asikk. Tp ya gitu deh, signal strength : very low. Jadinya harap maklum klo tiba2 sinyal ilang..hikz. Tp Lumayan lah bisa sebentar mengunjungi friendster setelah sekian lama,,,huhu

Bookmark and Share

cinta sebenar

January 30th, 2006 by jerryronancy

pernah kah kau mencinta, hingga segala yg kau punya ingin kau berikan padanya
pernah kah kau mencinta, hingga merasa tak bisa hidup tanpanya
pernah kah kau mencinta, dan merasa dia lah yang paling sempurna
pernah kah kau mencinta, dan merasa tidak perlu apapun lagi kecuali dia selalu disampingmu
pernah kah kau mencinta, hingga dikatakan buta oleh cinta pun kau tak peduli
pernah kah kau mencinta, hingga sekali saja merasa berbuat salah padanya, maka seolah kau adalah pendosa, dan tak bisa menerima jika kau ditinggalkannya
pernah kah kau mencinta, hingga ketika tidak bertemu, rasanya harimu begitu menyiksa
pernahkah,,,?

==================================================================
dunia ini titipan. DIA telah begitu berbaik hati pada mahlukNya. DIA yang Maha Pantas menerima cinta sebenar2 cinta,,,

Bookmark and Share

Membersihkan ‘Sampah’ dari Pikiran

December 23rd, 2005 by jerryronancy

Saudaraku, ada kisah menarik dari Anas bin Malik. Suatu ketika ia berjalan dengan Rasulullah SAW. Ketika itu, datanglah seorang Arab badui dari arah belakang. Dengan serta merta ia menarik jubah najraani yang dikenakan Rasulullah SAW. Anas berkata, “Aku memandang leher Rasulullah dan melihat bahwa jubah itu telah meninggalkan bekas merah disana karena kerasnya tarikan. Orang badui itu kemudian berkata, ‘Wahai Muhammad, beri aku sebagian dari kekayaan Allah yang ada di tanganmu’. Rasul kemudian menoleh kepadanya,dan tersenyum, lalu memerintahkan agar orang itu diberi uang.”
Kisah ini menggambarkan betapa mulianya akhlak Rasulullah SAW. Beliau tidak pernah membalas keburukan orang dengan keburukan lagi. Saat dihina,beliau tidak marah atau sakit hati. Beliau justru mendoakan kebaikan.
Mengapa Rasulullah SAW mampu tenang dan bijak menghadapi gangguan orang lain? Jawabnya, Rasullullah memiliki kelapangan dada dan kejernihan pikiran.
Ternyata, yang membuat hidup kita tidak bahagia adalah diri kita. Penyikapan yang buruk terhadap suatu kejadian adalah sumber penderitaan. Mirip orang yang sariawan makan keripik pedas. Ia menangis, marah, dan uring2an. Yang membuat ia menderita bukan keripiknya, melainkan lidahnya yang berpenyakit. Bagi orang yang tidak sariawan, keripik tersebut nikmat dan renyah.
saudaraku, ada banyak hal yg membuat hidup kita tidak nyaman. Salah satunya adalah kegemaran menyimpan “memori-memori” buruk. Otak bisa diibaratkan wadah penyimpanan yang akan kotor ketika kita mengisinya dengan sampah.
Pengalaman buruk, seperti penghinaan, perlakuan buruk, cemoohan,ketersinggungan,kegagalan, dan lainnya; adalah “sampah” yang berpotensi mengotori pikiran. Semakin sering kita menyimpan memori buruk di otak, semakin negati sikap dan prilaku kita.
Karena itu, satu syarat agar hidup kita bahagia adalah membersihkan kepala dari “sampah-sampah” busuk. Bagaimana caranya? Pertama, selalu berusaha mengingat kebaikan orang dan melupakan keburukannya. Saat orang lain menyakiti kita, carilah seribu satu alasan agar kita tidak benci. Ingatlah selalu kebaikannya. Jangan sampai kita mengabaikan seribu kebaikan orang, hanya karena satu keburukan yang boleh jadi tidak sengaja ia lakukan.
Kedua, segera lupakan semua perlakuan buruk orang lain. Ibaratnya, kalau tinta mengotori muka, maka tindakan yang bijak adalah membersihkannya, bukan membiarkannya, atau menunjukkannya pada yg lain. Demikian pula saat orang berlaku buruk pada kita, menghina misalnya, alangkah bijak bila kita segera menghapusnya, bukan memendamnya, membesar2kannya, atau menunjukkannya pada banyak orang.
Ketiga, mohonlah kepada Allah SWT agar diberi hati yang lapang dan pikiran yang jernih. Ada doa dalam Alquran yang bisa kita panjatkan,”Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku; dan mudahkanlah urusanku; dan lepaskanlah kekakuan lidahku; agar mereka mengerti perkataanku.” (QS Thaahaa [20]:25-28). Wallahu a’lam bish-shawab.

===================================================================

Hmmm,,, bener juga ya. klo abis baca tulisan ini hati lagsung adem. Pengen nya jadi ‘putih’, hatinya jadi bersih. Yang paling susah itu emang istiqomahnya.
Seneng bgt bacanya, makanya kutaro disini, biar gk ilang dan bisa dibaca berulang2, trus sapa tau bisa bermanfaat buat yg lain klo baca. Buat aku siyh tulisan itu bisa jadi penyejuk hati klo lagi emosi, klo lagi gk PeDe, klo masih dendam-an, klo masih susah melupakan ketika memaafkan,,,

Ini salah satu tulisan AA Gym di Republika. Always deh,,, nasihat2nya bikin adem. So kenapa gk bole mengagumi AA Gym *kipas…kipas*.
Klo katanya AA Gym ceramah gk dilandasi dalil, itu karena dia gk mau sekedar ngomong doang, tapi dia udah ngelaksanain dulu apa yang dia sampaikan. Daripada orang yang hapal hadis luar kepala tp tingkah lakunya gk sesuai. Sampaikanlah walo cuma satu ayat. Aku yakin kok AA Gym bukan orang yang berhenti hanya sampai ‘disitu’, dia pasti akan maju terus,,,
Gak ada manusia yang sempurna lahhh. Deal khann ;)

Bookmark and Share

Forgiven not Forgotten

November 20th, 2005 by jerryronancy

Memaafkan bisa saja begitu gampang keluar melalui kata2. Karena dengan memaafkan, rasanya ada 1 beban terlepaskan. Yang menjadi masalah, kejadian tidak segampang itu dihilangkan dari memori di kepala. Bekasnya bahkan kadang nyata. Seolah sakit itu baru saja kemaren dialami. Tapi kata temenku “klo kamu blm bs ngelupain, berarti kamu belum bisa memaafkan. klo udah memaafkan, ya harus melupakan”. Hmm, gitu ya. Berarti proses memaafkan itu akan menjadi rumit dan lama. Karena harus melewati proses melupakan. Berarti proses memaafkan tidak menjadi gampang lagi.
Tapi,,, bukankah dengan memaafkan, kita akan berusaha u/ melupakan? (sebagai konsekuensi dan tanggung jawab dari memaafkan).
Apakah sebelum melupakan, kita gak boleh memaafkan?
*Teka-teki iseng nyelip –> yang mana duluan, telor ato ayam?*

Bookmark and Share